Pages

Sabtu, 05 April 2014

masih di STANDARAN !

Meski bisa pertahankan motor bawaan pabrik, kohar alias korek harian 4-tak tetap perlu ubah setingan. “Kompresi sudah naik dan kem kawahara k1, karbu sebagai pemasok gas bakar harus disesuaikan,”

spek:
karbu : pwl 26
noken as : kawahara k1
per kopling : japan
kampas kopling : fr 80
per klep  : custom

tercepat di standaran!

Tak ada perubahan sedikit pun pada sektor silinder. Permainan dongkrak power cukup ditopang dengan aplikasi karbu Pe 28 mm dengan racikan main jet 120 dan pilot jet 42. Lubang intake masih standard pabrikannya .guna menyesuaikan kontur venturi karbu.

Pada lubang exhaust juga tak perlu di reamer ekstrim karena excel masih biarkan lubang ini perawan seperti standard pabrikan. Dengan masih mempercayakan durasi noken as standardnya, doi pun fokus bereksperimen pada pilihan CDI BRT hyperband Tinggal colok CDI-nya saja sudah cukup mumpuni untuk liarann !


spek :
piston : standar
velg : depan belakang comet
coil : standar
cdi : brt hyperband

fu harian aseso MONSTER !

sektor yang diubah mas rizky atau kerap disapa kiki ini ialah :

warna : body :coper galaxy (amazon green),mesin : silver
velg : depan belakang ossaki
ban : depan 60/80 belakang 70/80 FDR
tromol : monster pelangi
cakram : depan belakang monster
karburator : pe28 mm
jok : monster
gas : daytona


Satria FU 150 Harian,touring joss..gas dikit joss !

jujur saja performa mesin standar Suzuki Satria FU 150 sudah kencang. Akselerasi ringan dan raihan top speed 135-140 km/jam-nya tergolong tinggi mengingat besar volume dapur pacunya. Jika Sobat ingin membandingkan performanya, silakan ajak teman yang menunggangi motor sport macam MegaPro atau sport injeksi macam Yamaha V-ixion. Bakal ketahuan kalau performa Satria FU memang dahsyat.
Korek harian? Hemmm… Jika yang dikejar adalah korekan dengan dana seminim mungkin, bisa saja, kok. Berarti berusaha tanpa ganti spare part, kecuali untuk keperluan setting.

Saat itu, banyak orang yang tidak percaya kalo satria fu ini benar-benar ber-cc 150. Namun setelah dilakukan scrutening, diperiksa ulang ternyata memang benar masih cc standar. Stroke atau langkah masih bawaan pabrik (48,8 mm), piston juga masih murni 62mm, jadi jika dihitung ya cuman 147cc kapasitas mesinnya.kok bisa ya hanya dengan cc 147 tapi bisa tampil lebih cepat dari banyak pesaingnya yang bermodal kapasitas mesin lebih gambot. Hmmm…disini lah kelihaian tuner umar dalam meracik tunggangan menunjukan keampuhan racikannya. Karena bicara tenaga mesin, memang bukan hanya melulu soal kapasitas silinder atau cc. Di beberapa kelas dragbike, walau cc dibatasi, tapi sektor pendukung lain diperbolehkan untuk diobok-obok. Seperti di satria FU milik nicko ini, walau cc hanya 147, tapi ternyata banyak juga rubahan yang telah di lakukan disektor yang lain. Istilah kerennya, efisiensi disektor volumetrik dan efisiensi mekanis. halah..kayak ngerti aja saya bro…padahal cuman tau namanya doang,,,hahaha.

Nih Yang Tercepat, Kawasaki Ninja standar portingan..!

Ibarat kata, dialah penguasa liaran tersebut. Prediksi awal, akan dipegang pembalap di Rangka standar. “Beberapa kali liaran di daerah batulicin, kerap dibatalkan, lantaran mulai banyak polisi. Padahal, di eranya kelas ini paling dinanti,” lesu exwin lynardo kerap disapa ink.

Beberapa tim yang hadir selalu gantian mencetak waktu tercepat di kelas ini seperti Ninja milik tweety eza,ccs  Racing. Ninja-Ninja mereka telah menghiasi halaman portal ini. Nyatanya, persaingan berubah lagi

Perkembangan lebih lanjut, catatan waktu yang dihasilkan tergolong cukup mengejutkan. Tidak jauh berbeda dengan pacuan Sport 2 Tak Tune-Up s/d 155 cc yang secara spek berada di atasnya.
Hanya berbeda antara 0,2-0,3 detik saja.

Dicermati lebih lanjut, ada dua hal penting yang menjadi fokus riset, yaitu karbu dan portingan. Terkesan sederhana, namun sangat berarti ketika berbicara output power yang dihasilkan.

“Karbu wajib dioptimalkan. Bahkan saya reamer hingga 30 mm. . Termasuk mengganti juga jarum skep custom yang diameternya lebih gemuk, juga lebih panjang dari bawaan asli,” tutur bendol sapaan mekanik

Demikian penting untuk memadatkan aliran gas aktif menuju ruang bakar. “Agar power bawah tetap bertaji, maka pilot-jet saya patok ukuran 45. Karakter tenaga di RPM bawah tergolong liar. Butuh perhatian joki mengenalinya.apalagi di bagian kopling disemat kan part" racing tdr.. Namun tenaga menengah keatas dijamin istimewa,“ tambah ink yang menetapkan exhaust creampie letter c ..

Menyangkut otak pengapian alias CDI sendiri masih standar. Sampai disini, sah-sah saja opini tersebut tadi karena setiap kiliker punya idealisme. Pada akhirnya, torehan waktu dan prestasi yang menjadi alat ukurnya.

Standar,standar liaran :p



Drag bike liaran201 meter yang dipentas di gunung tinggi, menjadi ajang unjuk gigi tim Banaspati Speed, asal solo. Pasalnya Yamaha Mio yang ditunggangi yogga wijaya dengan nomer start 21 ini, berhasil merebut podium pertama kelas matic 155 cc di liaran sekitar batulicin

Dibalik keberhasilan tim ini, tentunya berkat sang mekanik yang meracik dapur pacunya agar motor bisa tercepat di lintasan lurus. Ini dia rahasia dapur pacu Mio ini.

“Untuk menghadapi karakteristik track area Sunburst yang cenderung turunan, roller sedikit dibikin berat. Bila track rata, komposisinya 6 roller terdiri dari 3 roller 6 gram dan 3 roller 7 gram. Sekarang dibikin jadi 7 rata,” papar mekanik tersebut.

Sebelumnya bore up mesin. Untuk mendongkrak kapasitas dapur pacu menggunakan seher 59 mm buatan vzm. Dipadukan dengan stroke yang masih standar. Hasilnya kapasitas silinder jadi 155 cc.Kepala seher dibentukjenong untuk menghasilkan kompresi tinggi .

spek motor :
piston : 59mm vzm
coil : karisma lawas
cat : suzuka ( cecep modification )
velg : rossi depan belakang 140
ban : belakang mizzle power vtx ,depan fdr drax
cdi : standar dikolaborasikan dengan kawahara
roller : 7 gr
vbelt :tdr